Banyak Orang Mengawal TPS selama Pemilu 2019

WESTERNBLOG.XYZ - Dua kandidat presiden sama-sama meminta simpatisan kepada sukarelawan untuk mengawasi tempat pemungutan suara (TPS) selama pemilu 2019, untuk menghindari segala bentuk penipuan.

Calon Presiden Nomor 01, Joko Widodo dikonfirmasi kepada warga untuk berpartisipasi dalam pemilihan 17 April. Bahkan Jokowi mengimbau warga untuk mengenakan pakaian putih saat pemilihan nanti.
Banyak Orang Mengawal TPS selama Pemilu 2019
Photo from Okenews
"Mengapa kamu harus memakai pakaian putih, karena mereka yang akan membeli ayah dan ibu akan menggunakan baju putih," kata Jokowi.

Narasinya hampir sama tetapi berbeda juga diungkapkan oleh Calon Presiden Nomor 02, Prabowo Subianto. Mantan Kopassus Danjen meminta para pendukungnya untuk memperluas di tempat pemungutan suara. Bahkan, dia meminta pendukungnya untuk membawa ketupat ke cendol untuk orang-orang yang hadir.

"Ingat, pada 17 April jaga tempat pemungutan suara. Berbondong-bondong untuk menjaga tempat pemungutan suara. Orang yang memiliki kelebihan membawa kue beras, ketupat arem-arem. Jika Anda tidak memilikinya, bawalah, jika tidak memilikinya, bawa cendol, "kata Prabowo.
Banyak Orang Mengawal TPS selama Pemilu 2019
Photo from Okenews
Semangat mengawal tempat pemungutan suara tidak hanya memengaruhi para pendukung dua kandidat, Dewan Eksekutif Gerakan Mahasiswa Indonesia (PB PMII) juga menekankan bahwa mereka akan mengirim puluhan ribu pengamat pemilu. Mereka akan mengawal semua tempat pemungutan suara pada Hari H. Para sukarelawan berjumlah 14.868 dari kader PMII di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal PB PMII, Sabolah Al Kalamby, mengungkapkan bahwa PMII telah memperoleh sertifikat sebagai pemantau resmi Bawaslu Republik Indonesia. Karena itu, lanjutnya, PMII sebagai organisasi mahasiswa yang mandiri akan memilih cara yang baik untuk berkontribusi selama pemilihan yang akan datang, yaitu membantu untuk berhasil dalam mengadakan pemilihan dengan membentuk relawan pemantauan.

"Seperti kita ketahui juga bahwa pemilihan 17 April 2019 ditetapkan dengan ulang tahun ke-59 PMII. Jadi kami mendapat 14.868 kader dari perwakilan 59 kader dari masing-masing cabang dari total 252 Cabang (Persiapan & Definitif) dari Indonesia," katanya kata.

Menurutnya, memastikan bahwa pemilu berjalan dengan lancar adalah bagian dari kontribusi PMII kepada bangsa dan negara.

"Saya pikir ini adalah momentum yang sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak sedikit uang negara yang dihabiskan untuk Pemilu 2019, mencapai 25 triliun. Jadi kita PMII harus memainkan peran aktif untuk keberhasilan pemilu, sehingga dana publik yang diamanatkan dapat digunakan secara efektif oleh negara. bangsa ", pungkasnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa saat ini sejumlah Koordinator Cabang (PKC) PMII sedang berkoordinasi dengan Bawaslu di provinsi masing-masing. Ini untuk memastikan sinergi antara PMII dan Bawaslu pada Hari H nanti.

Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terlalu Dekat Dengan Pasar, 15 Minimarket Modern Di Malang Akan Di Tutup Oleh Pemkot Malang

Cara Menghindari Konten Salinan dengan Baik dan Benar

112 TPS di Riau akan melakukan pengulangan Coblosan dan Lanjutan