DEMOKRAT GERAM DENGAN PRABOWO SOAL MENYALAHKAN PRESIDEN
WESTERNBLOG.XYZ - Wakil Sekretaris Jenderal Rachland Nashidik mempertanyakan keputusan calon presiden nomor 01, Prabowo Subianto, yang menyalahkan presiden di depan Joko Widodo atau Jokowi, mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurutnya masih bermasalah. Hal ini diungkapkan oleh Prabowo dalam perdebatan calon presiden dan wakil presiden yang diadakan di Hotel Sultan, Sabtu, 13 April 2019.
"Pak Prabowo sebenarnya berdebat dengan siapa? Kenapa Pak SBY diserang?" Kata Rachladn di twitter pribadinya, ketika perdebatan masih berlangsung.
Rachland sebelumnya menunjukkan dirinya di lokasi debat dan menyaksikan langsung bersama kader Partai Demokrat lainnya. Turut hadir adalah Panglima Satuan Tugas Gabungan Partai Demokrat (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Mereka tampak duduk di jajaran pendukung pasangan calon Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
![]() |
| Prabowo saat sesi debat terbuka. Sumber foto dari forum Facebook |
Rachland sebelumnya menunjukkan dirinya di lokasi debat dan menyaksikan langsung bersama kader Partai Demokrat lainnya. Turut hadir adalah Panglima Satuan Tugas Gabungan Partai Demokrat (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Mereka tampak duduk di jajaran pendukung pasangan calon Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Sebelum Jokowi disetujui, Presiden Indonesia dipegang oleh Susilo Bambang Yudhoyono, yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat. SBY diundang sejak 2004, setelah memenangkan pemilihan umum pertama di Indonesia, dan memenangkan Megawati Sukarnoputri. SB Menang selama dua periode atau 10 tahun, setelah pemilihan umum 2009 juga memenangkan pemilihan presiden.
Ucapan Prabowo muncul ketika debat membahas tema pertumbuhan ekonomi. Dia mengatakan bahwa saat ini pembangunan ekonomi nasional telah salah arah. Dia setuju bahwa Indonesia harus cukup berani untuk mengambil kebijakan untuk sepenuhnya mengubah arah perkembangan ini.
![]() |
| Rachland Nashidik |
Prabowo kemudian menyebut niat Jokowi baik untuk memperbaikinya. Tetapi dia menghargai bahwa ini tidak cukup.
"Saya tidak menyalahkan Anda. Ini adalah kesalahan besar, kesalahan besar bagi presiden sebelum Anda. Kita semua harus bertanggung jawab. Sungguh, itu pendapat saya," kata Prabowo.
Sumber Info Berita


Komentar
Posting Komentar