Game Tradisional Dapat Membentuk Karakter Anak-anak, Game Online?

WESTERNBLOG.XYZ - Perilaku pelecehan anak terhadap anak-anak lain semakin lazim. Psikolog dari kantor Konsultan Admaveda di Pekanbaru, Provinsi Riau, Fety Nurhidyati menyarankan agar mereka mengaktifkan berbagai permainan tradisional di lingkungan anak-anak untuk menekan perilaku anak yang tidak pantas.

"Karena permainan tradisional diyakini dapat membentuk karakter anak-anak, sportifitas mereka sangat terasah karena mereka memiliki teman untuk bermain, berbeda dari permainan online yang cenderung bermain sendiri dan ingin menang terus menerus," katanya di Pekanbaru, Jumat, April 12, 2019.

Menurutnya, game online cenderung melatih pengguna untuk mencari kemenangan terus-menerus dan akhirnya menjadi tergantung, dan egois serta sulit berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Ia mengatakan, besarnya dampak negatif ketika anak-anak dipengaruhi oleh teknologi seperti malas belajar, tidak mau pulang, lalu nongkrong di warung internet, dan keparahan personal cenderung meledak-ledak, bahkan seperti memecah-mecah rumah.

"Oleh karena itu, mengaktifkan kembali permainan tradisional yang dimiliki oleh setiap daerah dengan berbagai budaya, bahkan jika semakin banyak interaksi anak dengan teman-teman bermainnya, proses belajar akan lebih kuat," tambahnya.

Pemerintah daerah, katanya, harus lebih ketat dalam mendisiplinkan game online di kafe internet jika mereka ingin menyelamatkan anak-anak bangsa dalam kemunduran mental dan perilaku yang tidak pantas.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk meningkatkan pola asuh dalam keluarga, ibu dan ayah harus menjadi sosok yang bisa menjadi contoh bagi anak-anak mereka, menumbuhkan disiplin, mengenal diri sendiri dan tahu tanggung jawab.

"Dengan pengasuhan seperti itu, diyakini bahwa anak-anak akan menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara karena perilaku mereka telah diarahkan dengan benar," katanya.

Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terlalu Dekat Dengan Pasar, 15 Minimarket Modern Di Malang Akan Di Tutup Oleh Pemkot Malang

Cara Menghindari Konten Salinan dengan Baik dan Benar

112 TPS di Riau akan melakukan pengulangan Coblosan dan Lanjutan