Kyai di Jatim Pendukung 01 dan 02, Bersatu
![]() |
| Prefensi dari pihak ketiga |
WESTERNBLOG.XYZ - Sejumlah kyai pendukung capres 01 Jokowi - Maruf Amin dan capres 02 Prabowo - Sandiaga Uno, bersatu di rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf, untuk mencairkan suana yang lagi tegang setelah pemilihan capres 17 April lalu. Para kyai menghimbau kepada semua pendukung 01 juga 02 untuk tidak terprovokasi dan menunggu keputusan dari KPU.
Sebanyak 20 kyai sepuh di Jawa Timur, baik pendukung 01 dan 02, melakukan pertemuan bersama di rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf di Jalan Gayungsari Surabaya, Jumat sore, mereka mengajak kepada semua umat atau pendukung kosong 01 dan 02 untuk tidak terprovokasi dan menjaga ketentraman bangsa, pasca pemilihan capres 17 April kemarin.
Menurut Ketua PBNU, Saifullah Yusuf, pertemuan para kyai pendukung 01 dan 02 untuk mencairkan suana yang sekarang lagi tegang dan saling klaim kemenangan setelah pemilihan. Pertemuan para kyai ini sebagai bentuk dan tujuan agar para pendukung Jokowi dan Prabowo untuk kembali bersatu dan melupakan yang sudah berlalu, serta menunggu keputusan dari KPU nanti siapa yang akan menjadi presiden.
Setelah pertemuan ini, rencananya, akan kembali digelar pertemuan kepada semua kyai di Jatim, untuk mendamaikan pendukung 01 dan 02 dan kembali seperti sedia kalah sebagai keutuhan bangasa, siapa yang menjadi presiden nanti harus dihormati.
Menurut Ketua PBNU, Saifullah Yusuf, pertemuan para kyai pendukung 01 dan 02 untuk mencairkan suana yang sekarang lagi tegang dan saling klaim kemenangan setelah pemilihan. Pertemuan para kyai ini sebagai bentuk dan tujuan agar para pendukung Jokowi dan Prabowo untuk kembali bersatu dan melupakan yang sudah berlalu, serta menunggu keputusan dari KPU nanti siapa yang akan menjadi presiden.
Setelah pertemuan ini, rencananya, akan kembali digelar pertemuan kepada semua kyai di Jatim, untuk mendamaikan pendukung 01 dan 02 dan kembali seperti sedia kalah sebagai keutuhan bangasa, siapa yang menjadi presiden nanti harus dihormati.

Komentar
Posting Komentar