Beginilah Proses Terjadinya Fenomena Hujan Es

Beginilah Proses Terjadinya Fenomena Hujan Es

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa hujan es yang terjadi di lima desa di Aceh adalah proses alami yang sering terjadi selama musim transisi.

Hary Tirto Djatmiko, Kepala Diseminasi Informasi Iklim & Kualitas Udara BMKG, mengatakan fenomena hujan es terjadi tidak hanya di negara-negara subtropis, tetapi juga daerah khatulistiwa.

"Terjadinya hujan deras atau es disertai petir / angin kencang dan angin kencang dengan durasi pendek lebih sering terjadi selama musim transisi atau transisi," jelas Hary.

Hujan es atau Hail adalah presipitasi yang terdiri dari bola-bola es. Salah satu proses terjadinya hujan es adalah melalui kondensasi uap air melalui pendinginan di atmosfer di lapisan di atas tingkat beku.

Proses kondensasi kelembaban yang tiba-tiba biasanya menghasilkan es dalam jumlah besar. Mengingat ukurannya yang besar, tidak semua es mencair saat jatuh ke arah yang lebih rendah dengan suhu yang relatif hangat.

Proses lain yang dapat menyebabkan hujan es adalah membeku ketika uap air dengan suhu dingin tertarik ke permukaan biji es. Karena kondensasi mendadak ada es ukuran besar terbentuk.

Sementara hujan es disertai angin kencang datang dari jenis awan bersel tunggal multi-layer (CB) di dekat permukaan Bumi. Jenis awan berlapis ini biasanya dalam bentuk kembang kol dan disebut Cloud Cumulo Nimbus (CB).

Proses ini juga dapat berasal dari awan multiseluler dan pertumbuhannya di daerah horizontal sekitar 3-5 km.

Hujan es dalam proses ini sering terjadi dalam waktu singkat antara tiga hingga lima menit hingga maksimum 10 menit.

Hujan es yang terjadi dengan cara ini bersifat lokal dan tidak merata karena awan berlapis-banyak terjual secara vertikal hingga ketinggian lebih dari 30 ribu kaki.

Pada hari Minggu (7/7) hujan es terjadi di lima desa di Aceh Tengah, yaitu Paya Dedep, Paya Tungel, Jeget Ayu, Jaging Jeget, dan Bukit Kemuning. Ukuran hujan es turun sekitar 10 menit mulai pukul 14.15 WIB hingga 14.25 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terlalu Dekat Dengan Pasar, 15 Minimarket Modern Di Malang Akan Di Tutup Oleh Pemkot Malang

Cara Menghindari Konten Salinan dengan Baik dan Benar

112 TPS di Riau akan melakukan pengulangan Coblosan dan Lanjutan