Dolar Kian Menguat Hari Ini

Dolar Kian Menguat Hari Ini

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.110 per dolar AS (AS) di perdagangan pasar spot Selasa (9/7) pagi. Dengan demikian, rupiah melemah 0,02 persen dibandingkan dengan penutupan Senin (8/7), yaitu Rp14.108 per dolar AS.

Pagi ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,01 persen, dolar Singapura melemah 0,02 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,03 persen. Kemudian, ringgit Malaysia menurun ke level 0,05 persen dan yen Jepang menurun juga ke level 0,15 persen.

Di wilayah Asia, hanya won Korea Selatan naik terhadap dolar AS sebesar 0,19 persen. Sementara itu, pergerakan di negara maju cenderung bervariasi terhadap dolar AS, di mana euro menguat 0,01 persen tetapi dolar Australia dan pound Inggris melemah masing-masing sebesar 0,03 persen dan 0,04 persen.


Managing Director PT Garuda Ibrahim mengatakanrupuah melemah dikarenakan penurunan ekspektasi pasar akan suku bunga The Fed yang lebih rendah setelah data ketenagakerjaan AS membaik. Pada Juni, Departemen Tenaga Kerja AS mencatat 224 ribu orang, naik signifikan dibandingkan Mei 72 ribu.

Akibatnya, pelaku pasar juga memasang posisi wait and see untuk Gubernur Fed Jerome Powell di Kongres AS yang dijadwalkan untuk Rabu dan Kamis pekan ini. Meskipun memang, peluang bagi Fed untuk cenderung dovish terbuka lebar dalam laporan.

"Di satu sisi, The Fed memandang ekonomi AS masih kuat seperti tercermin dalam data ketenagakerjaan. Di sisi lain, perlambatan ekonomi dapat memiliki efek negatif, seperti membuat beban utang perusahaan membengkak.

Kombinasi kedua faktor ini menyebabkan The Fed harus bersabar dalam menyesuaikan suku bunga acuan, "jelas Ibrahim, Selasa (9/7).

Kemudian, sentimen negatif dari sektor domestik juga muncul setelah Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua akan lebih lambat dibandingkan tahun lalu.

Dia memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal kedua akan bergerak pada tingkat 5,07 persen menjadi 5,1 persen, sama dengan kuartal sebelumnya.

"Data eksternal dan internal ini akan membuat rupiah berkisar dari Rp14.165 hingga Rp.14.200 per dolar AS," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terlalu Dekat Dengan Pasar, 15 Minimarket Modern Di Malang Akan Di Tutup Oleh Pemkot Malang

Cara Menghindari Konten Salinan dengan Baik dan Benar

112 TPS di Riau akan melakukan pengulangan Coblosan dan Lanjutan