Harga Emas Kian Melonjak Naik Namun Jangan Sampai Tergiur Dengan Harga Yang Naik Sesaat
Harga emas tiba-tiba melonjak naik dua minggu terakhir. Harga emas batangan Antam kini menyentuh level Rp700 ribu per gram.
Kenaikan harga emas tentu menggoda. Apalagi emas adalah instrumen investasi yang cukup mudah dibanding produk lain, seperti reksadana, saham, dan properti.
Tapi tunggu, benarkah emas menguntungkan untuk investasi?
Emas adalah aset safe haven atau aset yang dianggap paling aman bagi investor ketika masalah terjadi dalam perekonomian, terutama secara global.
Kenaikan harga emas baru-baru ini disebabkan oleh perang perdagangan yang memanas antara Cina dan AS, diikuti oleh Jepang dan Korea Selatan yang juga sekarang dalam perselisihan.
Perencana Keuangan Tatadana Consulting Tejasari Asad menjelaskan bahwa investasi emas sebenarnya tidak terlalu menguntungkan. Karena kenaikan harga emas baru akan signifikan jika kondisi tertentu terjadi, seperti krisis keuangan.
"Saat ini karena ada masalah dalam ekonomi global. Tapi ketika itu normal, harga emas naik sangat lambat sehingga hanya cocok untuk orang yang sabar," kata Tejasari
Selain kenaikan harga yang lambat jika tidak ada situasi tertentu, ada perbedaan yang signifikan dalam harga beli dan jual dan perlu diperhatikan ketika berinvestasi dalam emas.
Saat ini, misalnya, harga emas batangan Antam dijual Rp709 ribu per gram, sedangkan harga pembelian kembali hanya Rp638 ribu per gram.
"Ada perbedaan yang signifikan ketika membeli dan menjualnya lagi. Untuk harga ketika kita membelinya untuk dijual dengan harga yang sama ketika akan menjualnya, hanya membutuhkan waktu sekitar dua tahun," katanya.
Karena itu, Tejasari mengaku tidak merekomendasikan emas sebagai satu-satunya investasi. Sebab, menurut dia, kenaikan rata-rata harga emas biasanya hanya mampu menutupi inflasi (kenaikan harga barang dan jasa).
Namun, menurutnya, emas bisa menjadi alternatif untuk menyiapkan dana darurat. Hanya saja, dia juga mengingatkan pentingnya penyimpanan yang aman ketika mencoba berinvestasi dalam emas.
"Jadi itu hanya bisa diselamatkan untuk kebutuhan darurat dan tidak boleh digunakan jika tidak benar-benar dibutuhkan," katanya.
Sementara Perencana Keuangan Oneshildt Perencanaan Keuangan Agustina Fitria mengatakan bahwa investasi emas sejati paling baik digunakan untuk kebutuhan jangka panjang selama 3 tahun.
Dia menunjukkan bahwa jika Anda ingin pergi ke Umrah, Anda dapat mulai berinvestasi emas mulai sekarang dan nikmati hasilnya dalam tiga hingga lima tahun.
"Jadi ketika tiba saatnya membutuhkan dana, emas dilepaskan, dan biasanya harganya tidak turun," katanya.

Komentar
Posting Komentar