Sebentar Lagi 5G akan Meluncur Di Indonesia Benarkah?

Sebentar Lagi 5G akan Meluncur Di Indonesia Benarkah?

Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi (Kemenkominfo) mengatakan sedang melakukan studi kelompok untuk membahas implementasi jaringan 5G di Indonesia.

Hal-hal yang dibahas antara lain penggunaan frekuensi 5G di Indonesia hingga monetisasi 5G.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Peralatan Pos dan Teknologi Informasi (SDPPI) Ismail mengatakan bahwa pihaknya akan membahas opsi frekuensi jaringan 5G pada Pertemuan Wireless Group APT (Asia Pacific Telecommunity) ke-25 yang diadakan mulai hari ini hingga Jumat.

Sementara itu, diskusi monetisasi yang mencakup model bisnis 5G akan dibahas setelah Kongres Radio Dunia (WRC) pada bulan Oktober di Mesir.

"Kami akan membahas teknologi 5G yang tepat, misalnya frekuensi setelah WRC. Kami membahas tentang monetisasi 5G dalam hal aspek ekonomi. Apa model bisnis terbaik yang diterapkan oleh operator untuk melayani masyarakat," kata Ismail setelah pers diskusi konferensi. di Tangerang, Senin (1/7).

Ismail menjelaskan dalam studi kelompok, partainya akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti operator untuk mengimplementasikan 5G di Indonesia.

Studi kelompok juga akan menentukan waktu yang tepat untuk menerapkan 5G. Menurutnya, Indonesia tidak perlu terburu-buru, tetapi juga tidak boleh terlalu lambat untuk mengimplementasikan teknologi jaringan generasi kelima ini.

"Sebuah teknologi baru biasanya memiliki periode yang disebut proses belajar, jika kita menerapkannya terlalu cepat, ada risiko.

Tetapi itu juga tidak ingin terlalu lama karena nanti tidak akan menyusul negara-negara maju," kata Ismail.

Ismail menilai, 5G dan era Internet of Things (Iot) memang penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Ismail mengatakan Indonesia terbuka untuk berkolaborasi untuk mendorong implementasi 5G.

"IoT dan 5G adalah untuk meningkatkan pengalaman hidup dan kesejahteraan umat manusia. Indonesia memahami koordinasi akan menjadi penting dalam komunikasi dan teknologi informasi," kata Ismail.

Sebelumnya, grup Telkom termasuk Telkomsel telah mengumumkan bahwa mereka telah berkolaborasi dengan ZTE untuk mengembangkan jaringan 5G di Indonesia.

Beberapa operator lain juga menyatakan kesiapan mereka untuk memegang 5G, tetapi masih menunggu kesiapan pita frekuensi dan regulasi yang belum selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terlalu Dekat Dengan Pasar, 15 Minimarket Modern Di Malang Akan Di Tutup Oleh Pemkot Malang

Cara Menghindari Konten Salinan dengan Baik dan Benar

112 TPS di Riau akan melakukan pengulangan Coblosan dan Lanjutan